The construction is a general term meaning the art and science to form objects, systems, or organizations
Smartcubic merupakan papan fenolik berkualitas tinggi dengan komposisi High Pressure Laminates (HPL) dan Compact Laminates (CL). Smartcubic memiliki ketebalan 12,5 mm yang membuatnya menjadi material berkualitas tinggi. Sistem pemasangan Smartcubic juga sangat efisien. Hal ini membuat Smartcubic menjadi solusi praktis dan tahan lama bagi berbagai jenis proyek.
Material berkualitas tinggi untuk penggunaan jangka panjang.
Kuat terhadap uap, air panas, bahan kimia, dan suhu tinggi.
Cocok untuk berbagai kebutuhan dan mengikuti desain yang diinginkan.
Anti noda, anti gores, dan mudah dibersihkan.
Cepat dipasang dengan sistem dan aksesoris yang lengkap.
Sudah teruji tahan api, UV, dan bakteri.
| Tipe | Ukuran | Ketebalan |
|---|---|---|
| Solid Color | 1830 x 1830 mm | 12,5 mm |
| Solid Color | 1830 x 2440 mm | 12,5 mm |
| Wood Grain | 1830 x 1830 mm | 12,5 mm |
1. Marking posisi Panel Devider pada lantai dan dinding, selanjutnya Marking posisi Panel Pilaster pada lantai dan dinding.
2. Pemasangan Aluminium U Channel Devider Pada dinding, dan matikan dengan menggunakan fisher dan screw.
3. Pemasangan Panel Devider pada Aluminium U Channel, bagian bawah panel diberi penyangga untuk mempertahankan posisinya, kemudian dimatikan dengan meng- gunakan screw.
4. Pemasangan aluminium U Channel di belakang pilaster tengah yang dimatikan dengan menggunakan screw, lalu dirangkai dengan panel devider. Bracket pada pilaster yang sebelumnya telah diberi lubang untuk screw Rosete, kemudian dirangkai dengan panel devider.
5. Pemasangan kaki / pedestal pada panel pilaster, jika posisi dan ketinggian sudah sesuai, penyangga yang ada dipanel devider dilepaskan perlahan, tetapi pedestal tersebut jangan dulu di matikan supaya masih bisa di setting Kembali posisi dan ketinggiannya.
6. Pemasangan Panel Pilaster pada Aluminium U Channel dengan fisher lalu kunci menggunakan screw. Pemasangan Pedestal Panel Pilaster yang sesuaikan posisi dan ketinggiannya, kemudian matikan dengan meng- gunakan fisher dan screw ke bagian lantai.
7. Pemasangan Aluminium Headsection di bagian atas panel pilaster dan diikunci dengan menggunakan screw. Selanjutnya pemasangan Aluminium Door Jamb pada bagian sisi panel pilaster, kemudian dikunci dengan menggunakan screw.
8. Cek kembali jarak untuk Panel Pintu (B) berdasarkan ukuran lebar daun pintunya. Cek kembali ketinggian kaki / pedestal sampai semuanya benar-benar satu level, apabila sudah sesuai kunci dengan fisher dan screw ke bagian lantai.
9. Pasangkan engsel pintu pada bagian panel pilaster, kemudian kencangkan posisinya menggunakan screw.
10. Pemasangan Panel Pintu diantara kedua pilaster, bagian bawah pintu diberi penyangga untuk mempertahankan posisi selevel dengan pilaster, kemudian engsel sisi lainnya dikencangkan dengan screw. Pemasangan Door Latch / Kunci, dikencangkan menggunakan screw.
11. Pemasangan Coat Hook di bagian dalam pintu pada posisi yang ditentukan dan dimatikan dengan screw. Pemasangan Door Latch / Kunci, yang dikencangkan dengan menggunakan screw pada bagian Panel Pintu.
